The Art of Practical Leadership (review)

Setiap organisasi atau perusahaan tentu membutuhkan adanya seorang pemimpin yang sesuai dengan waktu dan situasi yang sedang berkembang. Seiring dengan pasang surut yang dialami oleh perkembangan sebuah usaha atau bisnis juga membutuhkan figur seorang pemimpin yang berbeda pula karateristiknya, sebab tujuan akhir dari sebuah usaha adalah diraihnya keuntungan secara finansial.

Memimpin puluhan ribu karyawan yang menyebar di medan operasi tambang di wilayah Papua tentunya membutuhkan gaya dan karateristik kepemimpinan yang berbeda. Walaupun secara umum sebenarnya sudah banyak teori-teori kepemimpinan dibahas dan dibicarakan orang, akan tetapi penerapannya di lapangan terbukti masih dibutuhkan adanya figur seorang pemimpin yang selain berwawasan luas juga responsif terhadap isu-isu yang berkembang secara tiba-tiba.

Beberapa isu strategis yang harus bisa dihadapi seorang pemimpin:

- Berteman dengan musuh

- Menghadapi konflik

- Menghargai kebutuhan manusia (Diperhatikan, Dihargai, dan Dihormati)

- Bernegosiasi tangpa harus mengalahkan

- Berkomunikasi efektif

- Menguasai 3M (Man, Machine, Money)

- Berani membuat keputusan

- Belajar dari kesalahan cukup sekali

- Belajar bahwa kegagalan sebagai pembelajaran – Deal with Failure

- Perhatikan jalan dan rambu-rambu

- Melakukan pendekatan personal (Parent style, adult style, child style)

- Kemauan mengubah diri sendiri

- Konsep buah tangan, campur tangan dan suratan tangan

- Bekerja adalah ibadah

- Berorientasi attention to detail

- Bukan sekedar mendelagasikan

- Mengedepankan integritas dan konsistensi

- Berpikir sebelum bertindak

Sepuluh karakteristik pemimpin yang efektif dan merakyat

  1. Tidak pernah kehilangan arah terhadap tujuan akhir dan memfokuskan energi kepada sasaran jangka pendek
  2. Menunjukkan contoh melalui tindakan nyata
  3. Selalu bersikap optimis dan percaya diri namun realistis
  4. Menjaga diri sendiri- mempertahankan stamina dan lepas dari rasa bersalah
  5. memperkuat pesan kepada tim – ”kita adalah satu. Kita harus hidup dan mati bersama.”
  6. Memperkecil perbedaan status dan menekankan sikap saling menghormati dan santun
  7. Menguasai konflik – menghadapi kemarahan dan jangan lepas kendali, melibatkan orang yang berbeda pendapat, dan menghindari pergulatan kekuasaan yang tidak perlu
  8. Mencari sesuatu yang bisa membuat diri tertawa atau untuk dirayakan bersama
  9. Bersedia mengambil risiko yang besar
  10. Tidak pernah menyerah – selalu berprinsip pasti ada langkah lain.
By. Armando Mahler

Leave a comment

Your comment

Anda Pengunjung ke:

free hit counters