Review Buku: Makmur Bersama Masjid “ Refleksi Pembangunan Masyarakat Madani”
Buku ini menjelaskan kepada pembaca bagaimana perjuangan masyarakat Kabupaten Agam dalam mengatasi persoalan utama, yaitu kemiskinan. Upaya sistematis dilakukan pemerintah daerah dengan kerjasama dari berbagai pihak seperti legislatif, cendikiawan dan masyarakat. Ciri dalam pembangunan Kabupaten Agam diantaranya adalah upaya mengembalikan fungsi masjid dan kelembagaan ekonomi sistem syariah.
Kemiskinan di Agam disebabkan oleh rendahnya pendidikan dan kualitas SDM-nya. Mereka kebanyakan bekerja di sektor persanian dan terdistribusi pada lokasi yang berbeda. Rendahnya SDM ini menyebabkan jeleknya fungsionalitas kelembagaan dan pengembangan nilai tambah dalam penciptaan produk barang dan jasa.
Melihat hal tersebut, maka pemerintah Agam mengeluarkan tiga program andalan, yaitu Agam Agrocity (AA), penanggulangan kemiskinan berbasiskan masjid, dan memaksimalkan BMT.
Melihat potensi pertanian yang baik di Agam, maka konsep Agam Agrocity (AA) pun dibentuk untuk meningkatkan nilai tambah produk dan jasa yang dihasilkan. Dengan sentuhan iptek maka dalam jangka panjang pertumbuhan industri pertanian yang berkesinambungan akan menjadi sasaran dari dibentuknya konsep AA ini.
Melihat kebudayaan masyarakan Agam yang religius, maka pada tahun 2005 dikembangkanlah koperasi masjid serta pengumpulan sumber dana zakat yang berasal dari masyarakat. Berbagai program seperti pelatihan kelembagaan pun dilakukan untuk memperbaiki sistem zakat ini.
Pemerintah sadar bahwa masyarakat miskin di Agam tidak memiliki jaminan untuk meminjam di Bank. Oleh karena itu, dalam memerangi kemiskinan pak Aristo Munandar sebagai Bupati Agam memulai gerakan baru mengenai optimalisasi peran Baitul Mal wat Tanwil (BMT) di tiap masjid yang ada hingga memberikan dampak positif bagi pembangunan umat. Penekanan akhir dalam buku ini adalah bagaimana merubah mindset (pola pikir) masyarakat konsumtif, ke masyarakat produktif. Dengan optimalisasi BMT, banyak masyarakat bisa mengembangkan usaha. Gerakan BMT saat ini telah berhasil membantu pemerintah mengurangi kemiskinan, dan membuka lapangan kerja baru bagi para pengusaha UKM.
Oleh: Prof. Elfindri dan Aristo Munandar


Reviewnya terlalu umum, tidak menampilkan contoh detail… jadi kurang begitu menarik nih mbun..