Review Buku: Psikologi Beragama

Dalam beragama tidak bisa di hindari dan dipungkiri bahwa kita akan berbeda dengan yang lain. Perbedaan ini sesungguhnya modal bagi terciptanya kehidupan yang lebih hidup dan penuh dinamika. Meskipun, pada kenyataannya banyak di antara kita yang saling membenci, mencaci, bahkan memushui, hanya karena berbeda keyakinan dan pandangan. Cara menjalankan agama, akan mempengaruhi cara kita menjalani kehidupan. Disinilah tantangan kita, umat beragama untuk bisa menghadirkan agama yang mampu menjadikan hidup ini lebih nyaman dan santun.

Dalam kehidupan ini formula “to forgive dan forget” terhadap tragedi masa lalu akan mampu mengubah dunia yang semula gelap gulita dan menyakitkan menjadi terang benderang dan optimis menapaki hari hari esok. Semua ini kembali pada pribadi masing-masing orang. Belajarlah untuk berfikir positif dan berprasangka baik maka hidupmu akan lebih sehat dan damai.

Akibat perkembangan demografi dan revolusi teknologi transformasi serta informatika adalah agama bagaikan dalam dunia bisnis telah memasuki pasaran informasi internasional. Informasi keagamaan yang dikemas dalam bentuk buku, video kaset, seminar, meditasi, ideologis keagamaan,- dan semacamnya masuk bursa pasar dan mudah dijumpai di mana-mana.‎Namun, hal yang menggembirakan adalah bermunculan pusat-pusat studi keagamaan yang ada di perguruan tinggi dan jumlahnya kian tahun kian meningkat, baik di dalam maupun di luar negeri.‎ Sifat islam yang mendunia telah mempercepat dan memungkinkan terangkatnya budaya lokal menjadi tersebar kepada skala global. Dunia islam menjadi lokus dan katalisator bagi proses interaksi dan tukar menukar berbagai elemen budaya yang sedemikian beragam sehingga melahirkan peradaban hibrida dengan karakter islam. Islam berkembang karena kemampuannya menyerap dan menghargai budaya lokal yang ada.

Manusia adalah makhluk sosial. Sangatlah mustahil bagi kita untuk hidup tanpa orang lain. Kehidupan harus saling tolong menolong dan saling memberi manfaat. Antara manusia satu dengan yang lain banyak yang berbeda agama yang sering kali menimbulkan perbedaan paham dan penafsiran, akan tetapi jika kita sadar beberapa aspek fundamental dalam agama itu sebenarnya tetap sama. Terutama yang terkandung dalam rukun iman dan rukun islam serta ajaran akhlak mulia.

Dalam kehidupan seorang yang cerdas adalah orang yang mau berdialog dengan Al Quran, karena didalamnya dia akan melihat pantulan balik tentang kualitas kepribadiannya. Sehingga Al Quran adalah konsultan bagi kehidupan untuk membuat agenda perbaikan di masa depan. Sebagai manusia ciptaan-Nya kita harus senantiasa bersyukur atas apapun pemberian-Nya. Orang kaya yang dikagumi adalah mereka yang dengan hartanya meninggalkan amal kebajikan untuk menolong dan memajukan masyarakat.‎

Rasulullah mengajarkan bahwa seseorang ketika meninggal hendaknya mewariskan ilmu yang bermanfaat bagi kemanusiaan, harta kekayaan yang dibelanjakan untuk kesejahteraan umat, dan anak ataupun generasi yang saleh. Ketiga warisan itulah yang membuat seseorang panjang umur, sekalipun seseorang telah meninggal.

Karya: Komaruddin Hidayat

Leave a comment

Your comment

Anda Pengunjung ke:

free hit counters