Pengusaha Menghapi Pajak (interview)

    • Dalam rangka menahan laju pelemahan ekonomi global, pemerintah diberbagai negara menguncurkan paket stimulus fiskal 2009 tak terkecuali Indonesia. Pemerintah Indonesia pada 2009 ini akan meluncurkan paket stimulus fiscal senilai Rp.73,3 triliun. Dari kacamata bapak bagaimana bapak melihat konsep pengucuran stimulus fiskal 2009 di Indonesia? sudah cukup idealkah atau masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki baik secara kuantitas maupun kualitas?

      Saya menghargai langkah pengucuran paket stimulus yang dilakukan oleh pemerintah, hanya saja sasarannya yang masih harus diperbaiki. Suntikan (stimulus) sebesar Rp73,3 triliun, adalah sekitar 1,4% dari Produk Domistik Bruto (PDB). Akan tetapi hanya Rp1,05 triliun, atau 1,38% dari total stimulus itu yang dirasakan langsung oleh rakyat, diantaranya untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sisanya hampir 98% dana paket stimulus itu dialokasikan sebagai subsidi dan insentif pajak. Jadi menurut saya langkah pemberian stimulus fiskal sudah benar, tapi akan lebih maksimal jika stimulus fiskal diarahkan untuk kegiatan-kegiatan ekonomi rakyat yang manfaatnya jangka panjang dan akan memberi multiplayer effect yang tinggi.’’ seperti contoh di China semuanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur untuk kepentingan ekonomi jangka panjang dan akan dirasakan langsung oleh rakyat banyak.

        • Seperti diketahui, penguncuran paket stimulus fiskal 2009 ini salah satunya diprioritaskan untuk dunia usaha yakni agar produktivitas meningkat dan PHK massal bisa diantisipasi. Bagaimana tanggapan bapak tentang hal ini?

          Walaupun nilai stimulus di Indonesia mayoritasnya adalah keringanan pajak dan dengan direct spending yang kecil, namun sedikit banyaknya telah merangsang produktivitas dunia usaha. Oleh karena itu, direct spending dan target yang tepat menjadi penting untuk di perhatikan. Jangan sampai stimulus semata mata hanya diraskan oleh dunia usaha besar, dan melupakan masyarakat berpendapatan rendah seperti UMKM, pedagang kecil, petani, nelayan, dan sektor informal lainnya yang justru mereka adalah penyelamat perekonomian negeri saat terjadi krisis. Kalau stimulus fiskal ini dapat berjalan dengan tepat sasaran, maka harapan untuk menahan pelemahan ekonomi akan lebih besar. Harapannya tentu nanti dunia usaha akan bisa bergulir sehingga mengurangi PHK.

            • Terkait dengan pertanyaan nomor 2, bentuk stimulus dengan dunia usaha diantaranya insentif pajak berupa penurunan tarif PPH dan subsidi pajak berupa PPN dan BM ditanggung pemerintah. Bagaimana bapak melihat aturan pajak di Indonesia khususnya dari kacamata pengusaha. Sudah cukup business friendly kah?atau masih ada hal-hal mendasar yang perlu ditangani?

              Pajak merupakan sumber pemasukan negara terbesar. Indonesia tak akan lagi terlalu bergantung pada utang luar negeri dan penjualan aset negara seperti pada dasawarsa lalu. Pemerintah perlu diacungi jempol telah berhasil memperbaiki citra pembayaran pajak sampai saat ini. Para pengusaha pun sangat mendukung dan ingin melakukan yang terbaik dengan membayar pajak yang ada. kalangan dunia pengusaha memainkan peranan signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, lewat pembayaran pajak namun hal ini jangan membuat pemerintah makin menjerat para pengusaha dengan pajak yang tinggi. Saat ini yang perlu dioptimalkan adalah pajak untuk para pejabat dan orang kaya di Indonesia. Direktorat Jenderal Pajak yaitu harus bersikap fair dengan memeriksa kepatuhan pejabat dan mantan pejabat dalam pembayaran pajak, sehingga tidak hanya pengusaha saja yang selalu menjadi uber uberan pajak. Jika keseimbangan antara hak dan kewajiban wajib pajak telah dipenuhi maka akan terjadi keharmonisan antara pemerintah dengan para pengusaha.

                • Menurut bapak selain dalam bentuk insentif pajak dan subsidi pajak, usaha apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menggenjot produktivitas dunia usaha saat ini yang cukup lesu akibat pengaruh krisis global?

                  Bagi dunia usaha yang paling penting adalah memberi kepastian dan jaminan dalam berusaha. Penurunan peringkat kemudahan berinvestasi di Indonesia dari 123 menjadi 129 tentunya membuat kalangan pengusaha berfikir kembali untuk berinvestasi di Indonesia. Sedangkan bagi pengusaha yang telah ada di Indonesia, kemudahan perijinan, kemudahan birokrasi, kemudahan dalam pemberian kredit dan kepastian dukungan pemerintah pada para pengusaha yang diwujudkan dalam kemudahan pembayaran pajak misalnya akan menjadi obat penenang bagi pengusaha saat ini yang masih tersendat sendat akibat krisis global kemarin.

                    • Bagi pelaku usaha dan ukm, menurut pandangan bapak apa langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh seorang pengusaha dalam jangka pendek agar tetap survive dan bisa menjaga sustainabilitas usaha ditengah kondisi cukup sulit saat ini?

                      Untuk dapat survive maka seorang pengusaha harus bisa membuat prioritas yang harus dilakukan pada usahanya. Saat ini prioritas pertama adalah mengembangkan jurus bertahan daripada menyerang. Saat ini situasi belum jelas sehingga kita belum mengetahui sampai sejauh mana keburukan krisis ini. Pengusaha bias menggunakan manajemen berdasarkan akal sehat, misalnya menahan investasi berdasarkan impian yang masih jauh dan menghemat biaya untuk yang kecil sekalipun. Efesiensi biaya adalah kunci utama untuk survive, ajak seluruh stakeholder untuk bertindak seefisen mungkin, dan tanamkan sikap untuk memiliki perusahaan.

                        • Terkait pertanyaan nomor 5, menurut bapak jika seorang pengusaha harus menurunkan tingkat produktivitas usaha akibat tekanan kondisi yang cukup berat saat ini, usaha apa yang harus ditempuh pengusaha untuk menghindari terjadinya PHK massal?

                          Seperti yang telah saya katakana pada pertanyaan sebelumnya. Perusahaan yang bagus dalam menghadapi krisis adalah perusahaan yang dapat melakukan rapid respond tentunya dengan mengurangi biaya tetap (fixed cost) dan mengubahnya lebih banyak menjadi flexible cost atau meminimalkan biaya tetap. Sudah hal biasa jiga fixed cost perusahaan besar jauh lebih besar daripada perusahaan kecil sehingga potensi yang dialami ketika krisis pun cenderung lebih besar. Banyak perusahaan yang memutuskan untuk mengurangi fixed cost denga mengurangi sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan. Padahal cara ini dapat menimbulkan efek negatif terhadap moral organisasi dalam mensejahterakan salah satu stakeholder perusahaan yaitu karyawan. Mensiasati fixed cost bisa melalui berbagai macam cara, misalnya saja penghematan operasional kegiatan karyawan sehari hari, pemakaian listrik AC, air, dll adalah kebijakan yang pintar dan mengajak karyawan untuk berhemat. Kita juga bisa menggunakan kebijakan meminimalkan pengeluaran dalam bentuk dollar dan currency asing lainnya. Dengan cara ini produksi barang/jasa baru bisa tetap berjalan normal.

                            • Sebagai seorang pengusaha, bagaimana bapak melihat kinerja perekonomian Indonesia ditahun 2009 ini?

                              Sebagai pengusaha saya harus selalu siap dengan kondisi apapun yang akan terjadi. Akan tetapi saya selalu menerapkan pada saya dan seluruh stakeholder di perusahaan saya agar selalu optimis bahwa selalu ada peluang dalam setiap krisis. Walaupun saat ini kondisi fondasi makroekonomi Indonesia yang relatif lebih baik dibandingkan negara-negara lain ditengah krisis yang terjadi saat ini. Walaupun Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2009 ini hanya berkisar 3-4%, namun beberapa sektor telah mengalami rebound yang signifikan seperti yang terjadi pada penjualan motor dan mobil yang telah menunjukkan uptrend-nya kembali. Jika pemerintah berhasil mempertahankan kondisi rupiah pada 11ribu – 12ribu atau bahkan lebih baik dan dengan konsumsi domestik yang besar, maka perekonomian Indonesia perlahan akan mampu berkembang dan tumbuh lebih baik dari negara lain.

                              Leave a comment

                              Your comment

                              Anda Pengunjung ke:

                              free hit counters