Getting Real About Virtual Commerce
Generasi kedua dari e-commerce telah muncul, yang akan dibentuk dengan strategi daripada eksperiment. Pertarungan perusahaan untuk mendapatkan competitive advantage akan melibatkan tiga dimensi:
1. Reach
berkaitan dengan akses dan koneksi, yang secara sederhana berarti seberapa banyak konsumen yang dapat mengkoneksi adanya bisnis, dan seberapa banyak produk yang dapat ditawarkan pada konsumen.. Reach adalah perbedaan yang paling mencolok antara e- business dan physical business.
2. Richness
adalah informasi yang detail dan mendalam yang dapat diberikan oleh perusahaan pada konsumen, persis seperti dengan informasi yang detail dan mendalam yang didapat perusahaan tentang konsumennya.
Terdapat dua faktor yang membatasi strategi berdasar pada ”rich consumer information”(1)Privasy constrains dan (2)consumer’s option to search and organize information for themselves.
Perusahaan manufacture dapat menggunakan Rich product infoemation jika mengalami kesulitan dalam menggunakan rich consumer information, karena biasanya yang berhubungan secara langsung dengan consumer adalah retailer. Strategi dari reach product lebih efektif ketika inovasi lebih cosmetic daripada kenyataan.
3. Affiliation
kekuatan teknologi yang sama dapat menimbulkan trade-off antara reach dan richness, yang akan menimbulkan dimensi kompetitive ketiga yaitu affiliation.
Reach, afiliation, dan richness akan menimbulkan dilema bagi perusahaan dalam pemasok produk dan retailer. Tetapi hal ini adalah tantangan bagi perusahaan yang akan mengembangkan organisasinya. Sehingga keberhasilan memecahkan hal ini akan menimbulkan kompetitif advantage bagi organisasi secara keseluruhan.

