Between “paralysis by analysis” and “extinction by instinct”
Deprecated: Function split() is deprecated in /home/embun/public_html/wp-content/plugins/google-analytics-for-wordpress/googleanalytics.php on line 379
Deprecated: Function split() is deprecated in /home/embun/public_html/wp-content/plugins/google-analytics-for-wordpress/googleanalytics.php on line 379
Deprecated: Function split() is deprecated in /home/embun/public_html/wp-content/plugins/google-analytics-for-wordpress/googleanalytics.php on line 379
Deprecated: Function split() is deprecated in /home/embun/public_html/wp-content/plugins/google-analytics-for-wordpress/googleanalytics.php on line 379
Deprecated: Function split() is deprecated in /home/embun/public_html/wp-content/plugins/google-analytics-for-wordpress/googleanalytics.php on line 379
Untuk menggunakan analisis formal, sangatlah penting untuk mengetahui “range” motivasi dibelakangnya. Terdapat empat jenis kategori dari tujuan dibalik analisis(1)informasi(2)komunikasi, (3)direction dan control(4) symbolism.
Faktor yang mempengaruhi kuantitas analisis yang diproduksi:
Risiko Extinction Risk of paralysis
By instinct by analysis
Terbatas <—> Widespread
Konsentrasi <—> Menyebar
Konvergen <—> Divergen
Autokratis <—> Konsensual, Pasif
Intuitive <—> Analitikal
Paralysis by analisis
Terdapat tiga situasi bagi organisasi dalam membawa analisis formal(1)dialog of the deaf yang dapat diatasi dengan performance outcame control, mengeliminasi level of hierarki, keputusan terdesantralisasi, sosialisasi, mengeset tujuan yang luas (2)lingkaran setan, dapat ditangani dengan conflict resolution teqnique, dialegtic inquiry, soft systems analysis, sentralisasi, sosialisasi, directivedan (3) kevakuman diskusi dapat diatasi dengan staff work sponsored, mengurangi jumlah pegawai, mengembangkan budaya berorientasi aksi mengurangi delagatory.
Extinction by instinct,
Situasi atau keadaan yang sering terjadi dalam extinction by instinct adalah:Dominant leader solusi untuk hal ini forced questioning technique, desebtralisasi, mengembangkan budaya partisipasi manajemen, Parallel power solusi untuk hal ini adalah syarat persetujuan diperketat, sosialsasi, Natural unanimity, mengembangkan budaya toleransi, kompetisi.

