Financial Engineering di Indonesia

Sejarah dan Perkembangan Financial Engineering

Akhir tahun 1980-an sangat jelas terlihat bahwa sector keuangan mengalami perubahan secara fundamental. Perkembangan ini didorong oleh perkembangan produk keuangan baru yang sebagian besar berupa produk derivatif dan juga kemajuan dalam teori keuangan. Produk yang baru tersebut dipasangkan dengan kemajuan teori keuangan membuat produk tersebut merupakan solusi yang lebih baik untuk masalah keuangan. Proses perubahan dalam sector keuangan tersebut kemudian memunculkan istilah baru yang disebut Financial Engineering.

Istilah financial engineering mulai digunakan setelah penemuan Black-Scoles-Merton option pricing model awal tahun 1970-an yang mendorong cara baru yang dapat digunakan untuk menyelesaikan financial problem dengan mendesign kontrak yang ter-customize. Financial engineering ini merupakan aplikasi science-based mathematical models untuk keputusan saving, investment, borrowing, lending, dan management risk. Dalam financial engineering ini juga melibatkan pengembangan dan aplikasi teori keuangan dan istrumen keuangan untuk menstrukturisasi solusi dari masalah keuangan yang kommplek dan mengeksploitasi financial opportunities. Jadi, intinya financial engineering merupakan sebuah penomena dalam proses dan produk dalam industri keuangan yaitu pengembangan istrumen dan proses keuangan yang dapat meningkatkan kekayaan stockholder.

Semua inovasi yang diimplemantasikan menggunakan beberapa teknik dasar, yaitu:

1. increasing or reducing risk (options, futures and other more exotic derivatives (RISK MANAGEMENT),

2. pooling risk ( MUTUAL FUNDS),

3. swapping income streams (interest rate swaps),

4. splitting income streams (’stripped’ bonds), and

5. converting long-term obligations into shorter-term ones atau sebaliknya(maturity transformation).

Factor-faktor yang menstimulasi munculnya financial engineering (Finnerty), diantaranya:

1. risk management,

2. tax advantages,

3. agency and issuance cost reduction,

4. regulation compliance or evasion,

5. interest and exchange rate changes,

6. technological advances,

7. accounting gimmicks and

8. academic research.

Produk Financial Engineering

Financial engineering melibatkan inovasi baik dalam proses dan produk keuangan. Berbagai produk dan proses inovatif pada financial engineering dijelaskan oleh Finnerty, yaitu diantaranya sebagai berikut:

Innovative Product, Process, & Strategy (Finnerty)


Innovation

Innovation


Consumer Type Financial Instrument


Broker cash management account

Municipal bond fund

All saver certificates

Equty access account

Debit cards

Tuition future

Variable or adjustable rate mortage

Money market mutual fund

Money market account

NOW account

Bull/Bear CDs

IRA

Universal/ variable life insurance

Convertible mortage or reduction option loan


Securities


Deep discount/ zero coupon bonds

Floating rate notes

Floating rate tax-exempt notes

Real yield securities

Puttable extendible notes

Interest rrate reset note

Extendible note

Puttable tender bond

Euronotes

Medium term note

Mortage backed bonds

Collateralized mortage obligation

Receivable backed securities

Latter of credit

Interest rate swaps

Interest rate caps/ floor/ collars

Foreign currency denominated bond

Dual currency bondd

Commodity linked bonds

Gold loan

Exchange traded option

Interest rate futures

Option on futures contacts

Warrant to purchase bond

Convertible adjustable preferred stock

Remarketed preferred stock

Adjustable rate convertible debt

Puttable convertible bonds

Synthetic convertible bond

Conveeertible reset debentures

Master limited partnership

Americus trust

Puttable common stock

Stripped debt securities

Floating rate, rating senstive note

Auction rate note

Dollar BILLs

Increasing rate notes

Annuity note

Variable coupon/ rate renewable note

Universal commercal paper

Negotible CDs

Stripped mortage backed securities

Real estate backed bond

Yield curve/ max rate note

Currency swaps

Remarketad reset note

Eurocurrency bond

Principal exchange rate linked securities

Foreign currency future

Stock index future

Forward rate agreement

Adjustable rate preferred stock

Auction rate preferred stock

Indexed floating rate preferred stock

Stated rate auction preferred stock

Convertible exchasnge rate preferred stock

Zero coupon convertible bonds

Mondatory convertible/ equity contract note

Exchange action preferred

Participasing bond

Additional class of common stock

Paired common stock


Financial Process


Shelf regulation

Discount brokerage

Point of sale terminal

Electronic funds transfer

Direct public sale of securities

Automated teller machine

Electronic security trading

CHIPS

Cash management/ sweep account


Finncial Strategies/ Solution


More efficient bond call strategies

Stock for debt swaps

Preferred dividend roll

Leveraged buyout structuring

Project finance

Asset backed financial structuring

Debt for debt exchange

In subtance defeasance

Hedged dividend capture

Corporate restructuring


Dibawah ini dijelaskan berbagai produk financial engineering yang cukup terkenal dan banyak digunakan baik di Indonesia maupun di Luar Negeri:

1. Asuransi Unit Link

Unit link merupakan suatu produk asuransi yang digandengkan dengan skema investasi. Polis asuransi ini termasuk polis asuransi jiwa yang memberikan manfaat proteksi asuransi jiwa dan juga kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung dalam pengelolaan investasi yang setiap saat nilai polis bervariasi sesuai dengan nilai aset investasi tersebut. Asuransi jenis ini merupakan perkembangan dari asuransi dwiguna. Hanya pada asuransi unit link dana investasinya dipisahkan dengan dana pertanggungan untuk klaim nasabah. Dana klaim nasabah dikelola oleh perusahaan asuransi, sedangkan dana investasi dikelola oleh manajer investasi yang terpisah.

Oleh karena itu, asuransi unit link mekanisme investasinya lebih transparan karena dana investasi tersebut dikelola secara terpisah sehingga bisa dipertanggungjawabkan kepada nasabahnya.

Dari segi pembayaran premi, produk unit link dapat diklasifikasikan sebagai:

v Polis dengan premi tunggal yaitu polis asuransi yang biasanya tertanggung harus membayar dulu sebelum proteksi asuransinya dimulai. Tujuan dari pembelian polis asuransi ini biasanya untuk investasi jangka panjang, di mana elemen proteksi asuransinya biasanya rendah.

v Polis asuransi berkala dirancang dengan fokus asuransi. Produk ini sangat fleksibel karena penambahan premi sesuai dengan ketentuan administrasi perusahaan diperbolehkan. Kemudian penarikan juga diperbolehkan setelah beberapa tahun premi dibayarkan yaitu untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang selalu berubah terus menerus.

Premi yang dibayarkan pemegang polis digunakan untuk membeli unit dana bersangkutan. Semakin banyak jumlah premi dibayarkan oleh pemegang polis, semakin bertambah unit yang dimilikinya dan harga unit atau nilai unit diumumkan secara berkala.

2. Kontrak Opsi Saham (KOS)

Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak itu untuk membeli (call options) atau menjual (put options) suatu aset tertentu dengan harga tertentu (strike price/exercise price) dalam jangka waktu tertentu. Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak itu untuk membeli (call options) atau menjual (put options) suatu aset tertentu dengan harga tertentu (strike price/exercise price atau harga patokan / tebus) dalam jangka waktu tertentu.

Kontrak Opsi Saham dapat diperjualbelikan, namun yang dapat diperjual belikan hanyalah hak jual maupun hak beli. Call (put) options adalah kontrak yang memberikan hak (bukan suatu kewajiban) kepada pemiliknya untuk membeli atau (menjual) sejumlah aset dasar dengan harga patokan tertentu sebelum ataupun saat kontrak jatuh tempo.Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh investor dalam berinvestasi di Kontrak Opsi Saham, yaitu:

ü Memberikan fungsi lindung nilai (hedging)terhadap saham acuan (underlying asset)

ü Investor memiliki pilihan untuk menempatkan dananya dalam berbagai jenis intrumen yang pada akhirnya bertujuan untuk mengurangi tingkat risiko dengan diversifikasi.

ü KOS memberikan flaksibilitas waktu bagi investor, sehingga diharapkan dapat mengambil keputusan investasi yang tidak terburu-buru dan lebih rasional.

ü Investor memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan pada setiap situasi pasar bila tepat memilih strateginya. Jika harga cederung naik, dapat dipertimbangkan untuk membeli call option. Sebaliknya, harga turun diperkirakan maka dapat mempertimbangkan untuk membeli put option.

3. Asset Backed-Securities

Asset Backed-Securities merupakan suatu sekuritas keuangan yang didukung oleh pinjaman, lease, atau piutang atas aset selain real estate dan mortgage-backed securities. Untuk investor, sekuritas jenis ini merupakan alternatif untuk mencari sumber pembiayaan.

4. Structured Investment Deposit

Structured Investment deposit dihubungkan dengan berbagai underlying investment option untuk meningkatkan potensial return yang dapatditerima oleh investor. Tipe-tipe structured investment deposit ini diantranya:

ü Currency linked

ü Dual Currency Deposit

5. Credit Linked-Note

Credit Linked-Note adalah sekuritas yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan atau lembaga keuangan dengan tujuan tertentu yang didesign untuk memberikan investor sebesar nilai parnya pada jatuh tempo kecuali ketika referenced credit defaults.

6. Swaps

Swaps digunakan untuk mengurangi potensi risiko dan cost.

Terdiri atas :

  1. Interest Rate Swaps, yaitu sebuah perjanjian antara dua pihak untuk melakukan pertukaran pembayaran bunga ataupun mata uang untuk periode waktu jatuh tempo, pada notional amount tertentu yang telah disetujui.
  2. Currency Swaps, yaitu sebuah perjanjian untuk melakukan pertukaran principal amount dari dua mata uang dan, setelah rentang waktu yang telah ditentukan sebelumnya, mempertukarkan kembali original principal. Currency swaps terjadi ketika dua pihak mempertukarkan utang yang didenominasikan dalam mata uang asing pada interval periodik.

7. Forward

Terbagi menjadi:

a. Forward Forwards, yaitu sebuah kontrak yang menetapkan suatu interest rate saat ini pada deposit atau pinjaman di masa mendatang.

b. Forward Rate Agreement (FRAs), yaitu kontrak forward yang disettle dalam bentuk cash, diperdagangkan di over-the-counter market, yang memungkinkan perusahaan untuk mem-fix-kan suatu interest rate untuk diaplikasikan pada suatu notional amount. Forward Rate Agreement sama dengan forward currency future tapi perusahaan setuju untuk mempertukarkan pembayaran bunga.

8. Convertible Bond

Convertible Bond ini merupakan suatu betuk obligasi dimana holder bisa dikonversikan menjadi saham.

9. Credit Default Swap

Credit Default Swap ini merupakan salah satu bentuk kredit derivatif di mana pihak yang membeli proteksi (protection buyer) membayar biaya (premium) kepada pihak lain yang disebut penjual proteksi (protection seller). Jika terjadi suatu credit event, protection buyer akan menerima sejumlah bayaran dari protection seller. Premi yang dibayarkan protection buyer kepada protection seller bisa dilakukan sekaligus (lumpsum) atau secara periodik. Credit event di sini bisa saja kejadian default-nya suatu debitor dari protection buyer atau turunnya peringkat surat utang (obligasi). Credti Default Swaps tidak sepenuhnya bisa menghilangkan risiko kredit karena bisa saja penjual proteksi juga mengalami default saat debitor bank mengalami default

10. Total Return swaps (TRS)

. TRS adalah kontrak yang dibuat ketika satu pihak (protection buyer) akan melakukan pembayaran secara periodik yang dihubungkan dengan total return (kupon bunga plus capital gain) dari suatu aset referensi kepada protection seller. Protection seller akan membayar secara periodik kepada protection buyer yang berbasis pada suku bunga referensi (misal London interbank offered rate(LIBOR) atau Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Jika aset yang menjadi referensi mengalami penurunan harga akibat credit event, protection buyer akan menerima bayaran dari protection seller. Sebaliknya, jika aset referensi mengalami kenaikan harga, protection buyer akan membayar kepada protection seller.

11. Credit Swap

yaitu swap yang seluruh nilainya tergantung pada underlying credit quality.

12. Credit spread option

sebuah opsi yang payyoff-nya didasarkan atau tergantung pada credit-spread. Ada dua jenis credit spread option ini, yaitu:

- Credit call spread

- Credit put spread

13. Currency Option

Currency option merupakan suatu kontrak dari writer (seller) yang memberikan hak, tapi bukan obligasi, kepada holder (buyer) untuk membeli atau menjual suatu jumlah standar mata uang yang tersedia, pada suatu fixed exchange rate untuk suatu periode waktu yang fixed. Jenis/ tipe currency options:

v American; artinya exercise date mungkin terjadi setiap saat hingga expiration date.

v European; atinya exercise date terjadi hanya pada expiration date.

Currency option digunakan bagi perusahaan yang melakukan hedging terhadap foreign exchange rate risk dimana sizable unrealized gain telah terjadi karena perubahan exchange rate atau melalui aliran forthcoming mata uang asing. Currency option digunakan bagi speculators untuk mendapatkan profit dari perubahan exchange rate yang favorable.

14. Futures

Futures contracts merupakan kontrak yang ditulis dengan melibatkan kuantitas standar dari mata uang tertentu yang tersedia, pada fixed exchange rate, dan pada tanggal delivery yang telah ditetapkan sebelumnya

15. Equity Related Securities

Equity related securities bisa berbentuk convertibledebt, equity option, warrant, subcription right, pooled investment vechicle, index future & option contract.

Perkembangan dan Aplikasi Produk financial Engineering di Indonesia

Perkembangan produk keuangan inovatif cukup pesat untuk beberapa tahun terakhir, ini dikarenakan tren dunia dalam pengembangan instrumen keuangan derivatif untu mengurangi risiko dan untuk lindung nilai (hedging). Perkembangan produk derivatif ini bisa dilihat baik dalam sektor perbankan, perusahaan asuransi, pasar modal dan berjangka, dan pada sektor keuangan lainya.

Perusahaan Asuransi di Indonesia mulai menawarkan produk financial engineering seperti Asuransi Unit linked. Perkembangan jenis prduk asuransi ini cukup pesat. Beberapa perusahaan asuransi di Indonesia yang menawarkan produk asuransi jenis ini diantaranya: PT Panin Life Tbk, AJ Manulife Indonesia, Sun Life Financial Indonesia, Allians Life Indonesia, PT BNI Life Insurance, PT Asuransi Takaful Keluarga, PT Astra CMG Life. Persahaan-perusahaa tersebut nmenawarkan unit link dengan berbagai macam varian produk seperti Allians Life Insurance yang menawarkan unit link dengan varian produk sebagai berikut:


ü SmartLink Cash Fund

ü SmartLink Fixed Income Fund

ü SmartLink Rupiah Balance Fund

ü SmartLink Dollar Managed Fund

ü AlliSya Cash Fund

ü AlliSya Fixed Income Fund

ü AlliSya Balance Fund


Selain itu juga, perusahaan asuransi di Indonesia telah menawarkan produk bank-assurance, seperti yang telah dilakukan oleh PT Asuransi Takaful yang melakuakn kerjasama dengan BPD untuk melaksanakan bisnis bank-assurance ini.

Dalam sektor Perbankan National produk-produk financial engineering (misal Structured Investment Deposit, Credit linked Notes, Asset backed securities) sebagian besar pertama kali dikenalkan oleh bank-bank asing sehinnga mereka menjadi market leader untuk innovative product tersebut, sedangkan bank-bank nasional hanya menjadi market follower. Structured Investment Deposit telah ditawarkan oleh bank asing seperti Bank HSBC, NISP.

Istrument derivative seperti option dan future telah banyak digunakan di Indonesia ini bisa dilihat sejak Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya mulai memperkenalkan option dan future. Kontrak opsi yang tersedia di BEJ bisa untuk call ataupun putt option. Saham-saham yang listing di BEJ tidak semuanya menjadi underlying asset bagi suatu opsi tetapi hanya saham-saham yang memiliki tingkat frekuensi perdagangan dan volatilitas harga yang tinggi, serta memiliki tingkat kapitalisasi pasar yang besar. Di awal peluncurannya, terdapat lima saham yang bisa dijadikan acuan dalam KOS yaitu saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Astra International Tbk (ASII), HM Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Kelima saham acuan ini akan di evaluasi setiap enam bulan, dimana dapat dimungkinkan adanya tambaan untuk mengakomodir kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Future mulai diperdagangkan di Indonesia sejak tahun 2001, BES meluncurkan produk derivative LQ Futures yang menggunakan indeks LQ45 sebagai underlying assetnya. BES merupakan bursa pertama yang mengeluarkan futures indeks lokal. Sebagai perwujudan untuk menjadi bursa benchmark luar negeri maka pada tahun 2004, BES meluncurkan dua jenis futures luar negri dengan underlying indeks DJIA dan DJTitan100 yang dikeluarkan oleh Dow Jones Company. Spesifikasi kontrak future dimana LQ45 menjadi underlying assetnya, yaitu:

LQ Futures

Underlying

LQ45

Multiplier

Rp. 500.000 per point indeks

Bulan Kontrak

2 kontrak Bulan terdekat (spot month dan 2nd Month) dan 1 kontrak Bulan Kuartal terdekat (Bulan Kuartal adalah Jun dan Des)

Jam Trading

Hari Senin s/d Kamis: Sesi 1: 09.15 – 12.00 WIB Sesi 2: 13.30 – 16. 15 WIB
Hari Jumat : Sesi 1: 09. 15 – 11.30 WIB Sesi 2: 14.00 – 16. 15 WIB

Last Trading Day

Setiap Hari Bursa terakhir setiap bulan kontrak

Margin Awal

IDR 3.000.000/ kontrak

Tanggal 21 Juni 2005 BES kembali meluncurkan kontrak baru Yng disebut Mini LQ Futures. Mini LQ Futures adalah kontrak yang menggunakan underlying yang sama dengan LQ Futures yaitu indeks LQ45, hanya saja Mini LQ Futures memiliki multiplier yang lebih kecil (Rp 100 ribu / poin indes atau 1/5 dari LQ Futures) sehingga nilai transaksi, kebutuhan marjin awal, dan fee transaksinya juga lebih kecil. Dan pada tanggal 21 Nopember 2006, Bursa Efek Surabaya (BES) meluncurkan tipe baru dari Kontrak Berjangka Indeks Efek (KBIE) LQ45. Tipe KBIE baru ini dinamakan LQ45 Futures Periodik, yaitu kontrak yang diterbitkan pada Hari Bursa tertentu dan jatuh tempo dalam periode Hari Bursa tertentu. Spesifikasi untuk kontrak future baru yang dinamakan LQ45 Future Periodik, yaitu:

LQ 45 FUTURES PERIODIK

Underlying

Indeks LQ45

Multiplier

Rp.500.000,-

Tipe KBIE

Text Box:  	Tipe KBIE	Kode KBIE a	Kontrak Periodik 2 Mingguan	LQ2WYYMDD b	Kontrak Periodik Mingguan (5 Hari Bursa)	LQ25DYYMDD c	Kontrak Periodik Harian (2 Hari Bursa)	LQ2DYYMDD

Jam Perdagangan

Senin-Kamis : sesi I : 09.15-12.00 WIB; sesi II : 13.30-16.15 WIB Jum’at : sesi I : 09.15-11.30 WIB; sesi II : 14.00-16.15 WIB

Fraksi Harga

0,05 poin indeks

Comments (7)

ahelApril 15th, 2009 at 5:37 am

ehh mas mbun
selamat yo
aku lagi googling nyari ttg financial enginering
(bsk ujian BLK)
sing kebuka malah blogmu
ckckckc,,,,,hahaha!!!

mohamad rizalApril 27th, 2009 at 5:53 am

mas, tak pake buat bahan presentasi boleh ya mas??

hehe

dinidiniJune 16th, 2009 at 7:39 pm

wakakaka,
aku lg browsing buat ujian blk juga :D
malah nemu blog e embun…hohoho, sip sip mas!

btw, ini tampilannya berasa deviantart.com hehe

iqbalOctober 4th, 2009 at 2:46 am

mas embuun
aku geberasi selanjutnya yang make tulisanmu buat bahan BLK yah!!!

trims atas bahan ini, hehehehehe

rizuOctober 4th, 2009 at 4:53 am

mas..saya juga generasi selanjutnya yg make tulisan ni buat tugas paper BLK :D
minta ijin ya mas…
adek angkatan dibolehin dong…**

ditaNovember 8th, 2009 at 3:16 am

mas didik, saya dita IE’07. ijin make artikelmu buat paper BLK ya… dapet giliran presentasi financial engineering di indonesia ni…. padahal kalo gooling….referensina duiiiikiiiiit bgtt…. btw, mas didik ada bahan2 lain tentang financial engineering di indonesia? makasih ^^

ajengJanuary 12th, 2010 at 11:35 am

thx..artikelnya sangat membantu untuk BLK :)
sy ajeng ie’07,, salam kenal

Leave a comment

Your comment

Anda Pengunjung ke:

free hit counters