All About IMF
1. IMF adalah lembaga sentral dari sistem moneter internasional—yaitu sistem pembayaran dan nilai tukar internasional di antara mata-mata uang nasional yang memungkinkan dilaksanakannya kegiatan bisnis di antara negara-negara di dunia.
2. IMF bertujuan untuk mencegah krisis dalam sistem tersebut dengan mendorong negara-negara supaya melaksanakan kebijakan ekonomi yang baik. Seperti diindikasikan dalam namanya, IMF juga merupakan suatu dana yang dapat dimanfaatkan oleh anggota yang memerlukan pembiayaan sementara untuk menyelesaikan masalah neraca pembayaran.
3. Sumber daya (pendanaan) IMF terutama berasal dari pembayaran iuran kuota (atau modal) dari negara-negara anggota ketika mereka bergabung dengan IMF, atau melalui tinjauan berkala dari kenaikan kuota.
4. IMF mulai menunjukkan perannya di Indonesia sekitar tahun 1997 saat Indonesia mengalami krisis moneter. Dengan memberikan pledge bantuan senilai 43 miliar dolar AS. Cara memberikan bantuan keuangan adalah sedikit demi sedikit, setelah pemerintah Indonesia menyelesaikan program kerja yang dituangkan dalam Letter of Intent.
5. Pertanyaan kontroversial yang muncul adalah mengenai perlu tidaknya kerja sama Indonesia dengan IMF. Sebagian kalangan menolak campur tangan IMF di Indonesia dengan alasan bahwa solusi yang diberikan oleh IMF hanya memperburuk perekonomian nasional.
6. Pendapat tentang penting/tidaknya IMF bagi perekonomian kita, bukan semata-mata pada fakta peran IMF itu sendiri, tetapi pada sudut pandang mana yang digunakan sehingga terjadi proses penalaran yang berbeda. Dengan kata lain, penting tidaknya peranan IMF di negara kita pada mulanya ditentukan oleh konsepsi ide-ide yang mendukung pembenaran kehadirannya, bukan pada realitasnya sendiri.

